Skripsi/Tesis
Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Pegawai Di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
XMLABSTRAK
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI DI DINAS
PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT
Oleh:
Alda Tasqia Febriani
NPM: 22110236
(Program Studi Sarjana Terapan
Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur)
Kompetensi aparatur merupakan faktor strategis dalam mendukung keberhasilan organisasi
publik. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah mengimplementasikan Jabar Talent Connect
(JTC) sebagai sistem digital untuk pemetaan profil dan pengelolaan talenta ASN. Namun, dalam
pelaksanaannya masih terdapat kendala berupa rendahnya partisipasi pegawai, subjektivitas self
assessment, serta keterbatasan data kompetensi sehingga data dalam sistem belum sepenuhnya
menggambarkan kondisi aktual pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi
aktual pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pengelolaan data
kompetensi pegawai melalui sistem Jabar Talent Connect serta menganalisis kebutuhan
kompetensi pegawai dengan mengacu pada kondisi organisasi, standar kompetensi jabatan, dan
kesenjangan antara kompetensi aktual pegawai dengan kompetensi yang dipersyaratkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis kebutuhan pengembangan kompetensi
menggunakan Kerangka Dessler, (2020) yang meliputi Strategis Training Needs Analysis, Task
Analysis, dan Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JTC telah mengubah
proses identifikasi kebutuhan kompetensi dari proses manual menjadi digital, tetapi
pelaksanaannya belum optimal. Dari 39.319 pegawai yang terdaftar, hanya 150 pegawai atau
sekitar 0,4% yang telah menyelesaikan pengisian data kompetensi. Rendahnya partisipasi,
subjektivitas self-assessment, serta keterbatasan sarana menjadi faktor yang memengaruhi
kelengkapan dan pemanfaatan data kompetensi. Berdasarkan analisis Dessler, (2020) JTC telah
mendukung identifikasi kebutuhan pada tingkat organisasi, tugas, dan individu, tetapi lebih tepat
diposisikan sebagai instrumen pendukung dan bukan sebagai satu-satunya dasar dalam
menentukan kebutuhan pelatihan. Oleh karena itu diperlukan validasi data, keterkaitan kompetensi
dengan tuntutan jabatan, serta evaluasi setelah pelatihan. Dengan demikian, pengelolaan data
kompetensi melalui JTC telah berjalan, tetapi belum optimal karena cakupan data masih terbatas
dan hasil self-assessment memerlukan validasi lebih lanjut. JTC dapat menjadi sumber data awal
dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, sedangkan penentuan pengembangan kompetensi
perlu mempertimbangkan kebutuhan organisasi, tuntutan tugas atau jabatan, dan kondisi aktual
individu secara menyeluruh. Output penelitian ini berupa rekomendasi pengembangan kompetensi
yang bersifat indikatif karena baru didasarkan pada satu pegawai pada jabatan Kepala Bidang Guru
dan Tenaga Kepeniddikan.
Kata kunci: analisis kebutuhan kompetensi, Jabar Talent Connect, kompetensi pegawai,
pengembangan Kompetensi.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Alda Tasqia Febriani - Personal Name
|
| Student ID |
22110236
|
| Dosen Pembimbing |
Nadiarani Anindita, S.Psi, M.A - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji |
Fandi Ahmad, S.T., M.T. - - Ketua Penguji
Rodlial Ramdhan Tacbir Abubakar, S.IP.,M.AP - - Ketua Penguji |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik STIA LAN Bandung : Bandung., 2026 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright | |
| Doi |







